Selasa, 23 Oktober 2012

UMAT MILIK TUHAN

UMAT YANG HIDUP DAN YANG MATI MILIK TUHAN
Yohannes Suraja
ASMI Santa Maria Yogyakarta

Bacaan : Roma 14, 7-9, 10b-12


Sesuatu yang memantapkan kita umat Tuhan yaitu bahwa kita, yang hidup dan yang mati adalah milik Tuhan. Bagi kita yang masih hidup di dunia, ini mengingatkan kita agar kita menyadari bahwa sebagai milik Tuhan, selama masih dianugerahi kehidupan, kita taat pada Sang Pemilik kehidupan. Paulus menyarankan, jika kita hidup, kita hidup untuk Tuhan (ayat 7). Hidup untuk Tuhan berarti juga hidup untuk sesama, seperti Tuhan Yesus mengatakan apa yang engkau perbuat bagi saudara yang hina maka itu juga engkau perbuat bagi-Ku. Oleh karena itu, selama hidup, setiap umat harus berusaha untuk hidup yang berguna dan bermanfaat bagi sesama dan dengan demikian juga untuk Tuhan.

Apabila selama hidup kita berguna bagi sesama, maka kiranya Tuhan akan berkenan. Dan Tuhan akan tetap berkenan menerima kita, mengakui kita sebagai milik-kepunyaan-Nya bilamana tiba saatnya meninggalkan dunia ini, alias mati. Karena kita milik Tuhan, maka pada saat mati, biarlah Tuhan yang menguasai dan mengatur waktu kapan badan yang fana akan dibangkitkan dan dimuliakan, serta kapan secara mulia dan kudus Tuhan berkenan menyatukan kita bersama para kudus di Sorga. Jelas Tuhan yang adalah kasih, berkenan mengampuni dosa dan kesalahan setiap umat kepunyaan-Nya, menguduskannya atau menyucikannya dan kemudian membukakan pintu surga baginya. Alleluia. Puji Tuhan.

Doa : Ya Allah, pada saat ini dan untuk selamanya, aku serahkan roh-jiwa-ragaku kepada-Mu. Sebab Engkau telah menciptakan bumi ini ada aku, milik-Mu.